Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2015

Tembok Ijo Bukan Pager Ijo

Linda's Stupid Stories : Tembok Ijo Bukan Pager Ijo Bel pulang berbunyi. Tapi nggak seperti bel pulang biasanya, justru yang kali ini nggak pengen aku denger. Setelah bel itu berbunyi artinya aku harus pergi ke rumah salah seorang, entah kawan atau lawan, demi kepentingan masa depanku. Yap, sebagai siswi yang baik, aku berusaha semaksimal mungkin untuk lulus ujian dengan cara apapun selama itu masih rasional, halal, dan tidak membahayakan nyawaku. Meski aku sendiri nggak yakin, sih. Orang yang aku maksud adalah Brahmantyo Pratama atau singkatnya Tatam. Manusia di sekolahku yang paling sering gangguin aku dan dengki kalo aku bahagia. Gimana nggak, setiap hari ada aja ulahnya buat merusak hari-hariku yang udah rusak. Ditambah sama panggilannya keaku, dagok, atau Linda begok. Please, itu kata yang memalukan. Nggak usah dipanggil gitu juga, orang sesekolah udah tau, malah cap itu sekarang udah jadi trending topic world wide kayaknya. Nggak salahnya juga, sih, dia manggil...