Jenis- Jenis dan Struktur Teks Bahasa Indonesia
Jenis- Jenis dan Struktur Teks Bahasa Indonesia (beserta contohnya)
I. TEKS DESKRIPSI
Teks yang berisi gambaran sifat-sifat benda
atau tempat yang dideskripsikan. Dalam teks ini pembaca seolah melihat,
mendengar, menyentuh langsung objek dengan membaca teks.
Struktur :
a. Identifikasi : ciri dan tanda benda yang dibahas
dalam teks
b. Klasifikasi :
kategori objek
c. Deskripsi
bagian objek
Contoh : Tema Transportasi
Becak,
Transportasi Dulu hingga Kini
Siapa yang tidak tahu becak? Kendaraan satu ini sudah sangat erat
kaitannya dengan mobilitas masyarakat Indonesia. Becak mudah ditemukan baik di
kota besar atau desa-desa. Meskipun sekarang moda transportasi sudah berkembang
pesat, namun becak tetap tidak kehilangan peminatnya.
Becak masa kini tidak mengalami perubahan yang mencolok. Becak pada
umumnya tetap beroda tiga dan memuat dua penumpang saja. Namun di beberapa
daerah, becak mengalami modifikasi. Bila biasanya posisi penumpang berada di
depan pengemudi, ada juga becak yang posisi penumpang dibelakang pengemudi.
Selain itu ada juga bentor atau becak motor. Posisi penumpang di depan
pengemudi, hanya saja tenaga pengemudi digantikan dengan motor. Hampir serupa
dengan helicak atau helikopter becak yang memang mirip helikopter dengan bentuk
badan bulat. Helicak adalah becak dengan tenaga motor 2 tak yang dulu sempat
beroperasi di jakarta.
Selain bentuknya yang tidak berubah, fungsi becak juga relatif sama
yaitu sebagai moda transportasi murah meriah bagi rakyat Indonesia. Namun
sekarang ada juga becak yang dikhususkan untuk tujuan wisata di kota-kota
wisata tertentu seperti Jogjakarta.
Pasti mayoritas orang Indonesia sudah pernah naik becak. Pemumpang
duduk di kursi yang berada di depan pengemudi, bila itu becak biasa. Dan
terdapat atap bagi penumpang yang biasanya terbuat dari plastik atau terpal.
Bila hujan penumpang tidak perlu cemas, karena becak juga dilengkapi penutup
depan bagi penumpang yang terbuat dari plastik tebal transparan. Sehingga
penumpang tetap bisa menikmati pemandangan jalan tanpa harus takut kebasahan.
Selamat ber becak ria.
II. TEKS EKSPOSISI
Teks
yang berisi pendapat penulis akan sesuatu dan didasari alasan-alasan yang logis
untuk memperkuat pendapatnya.
Struktur :
a. Pembukaan
(optional) : berisi pandangan awal
terhadap objek atau
tema
b. Tesis
atau Pendapat : berisi pendapat
penulis terhadap objek atau
tema (setuju atau tidak setuju)
c. Argumen : alasan yang mendukung
pendapat penulis
disertai bukti
d. Penegasan
ulang tesis dengan kalimat yang berbeda
Contoh : Tema Lalu Lintas Indonesia
Kebiasaan
Buruk Pengguna Jalan di Kota
Peraturan berlalu lintas tentu sangat penting bagi keberlangsungan
arus lalu lintas yang tertib dan aman. Tentu sebagai pengguna jalan sudah
sewajarnya memahami berbagai peraturan yang berlaku dan menaatinya dengan baik.
Sebagai contoh adalah tidak keluar jalur saat berkendara, dan melawan arus
hanya untuk memotong jalan.
Secara pribadi saya kurang setuju dengan tindakan para pelawan arus
itu. Karena bisa terjadi kecelakaan dan tentu akan merugikan banyak pihak.
Pengendara tipe seperti itu bisa dinilai belum layak berkendara di jalan.
Karena tingkat kesabaran dan tenggang rasa yang mereka miliki masih sangat
minim. Selain itu tingkat kesadaran mereka untuk menjaga keselamatan di jalan
juga perlu dipertanyakan.
Seperti yang kita sadari, melawan arus adalah tindakan yang
berbahaya. Baik bagi si pelawan arus atau yang dialwan arusnya. Sering kali
kita jumpai terutama di lampu lalu lintas, demi bisa lolos dari lampu merah
banyak pengendara (motor terutama) yang “main selonong” ke jalur sebelahnya
dengan kecepatan tinggi. dan pengendara yang melakukan pelanggaran itu tidak
hanya satu, tapi cenderung banyak karena ada yang memulai. Hal ini menyebabkan
pengendara dari arah berlawan harus menjaga jarak dan kehilangan ruang
berkendara yang nyaman.
Agar ketertiban dalam berlalu lintas bisa terwujud, tentu
diperlukan kerjasama dari semua pengguna jalan dengan menaati peraturan berlalu
lintas. Gunakan jalur dengan semestinya. Tetaplah bertanggung jawab dalam
berkendara agar tidak merugikan banyak pihak. Ingat selalu periksa perlengkapan
sebelum berkendara, jangan lupa berkendara, dan ingat keluarga menanti di
rumah.
III. TEKS EKSPLANASI
Teks yang menjelaskan bagaimana suatu fenomena
alam atau sosial terjadi.
Struktur:
a. Penjelasan
Umum : gambaran umum fenomena yang akan
dibahas
b. Deretan
Penjela : proses bagaimana peristiwa itu
terjadi
c. Interpretasi : bisa berisi pendapat penulis atau
kesimpulan
Contoh :Tema Lalu Lintas Indonesia
Kemacetan,
Makanan Sehari-hari Pengendara Indonesia
Kemacetan bukanlah sesuatu yang asing lagi saat ini. terutama bagi
pengendara di kota besar. Kemacetan terjadi di titik tertentu atau di
waktu-waktu tertentu. Misalnya di jalan yang sering dilalui karena dianggap
jalan alternatif atau jalan di depan pusat perbelanjaan karena banyak kendaraan
keluar-masuk. di waktu tertentu biasanya pada jam berangkat dan pulang kerja.
Biasanya di depan sekolah, kantor, atau halte.
Sering sekali muncul pertanyaan, mengapa kemacetan sering terjadi
dan bertambah parah? Penyebab utamanya adalah meningkatnya kendaraan pribadi
yang tidak disertai dengan pelebaran jalan. Masyarakat Indonesia masih memiliki
minat yang minim terhadap tranportasi umum dengan berbagai alasan. Selain itu
beralih fungsinya jalan juga memicu kemacetan. Biasanya sisi kanan kiri jalan digunakan
untuk parkir atau berdagang. Jelas sekali hal tersebut menambah sempitnya jalan
yang bsia dilalui kendaraan. Penyebab lain adalah tingkah laku pengendara yang
menyimpang. Contohnya adalah putar balik sembarangan, menurun dan menaikkan
penumpang di sembarang tempat bagi kendaraan umum, dan kecelakaan lalu lintas
yang menghambat laju lalu lintas. Disamping itu ada juga penyebab teknis
seperti perbaikan jalan,sidak lalu lintas atau lampu merah yang lebih lama
daripada lampu hijau.
Masalah kemacetan ini bila dibiarkan akan bertambah parah. Perlu
penanganan khusus pemerintah seperti pelebaran jalan, pembukaan jalur
alternatif, perbaikan transportasi umum, dan menindak tegas pelanggar peraturan
lalu lintas. Namun kita sebagai pegguna jalan juga harus berkontribusi dengan
menaati peraturan lalu lintas dan senantiasa menjaga keselamatan pribadi dan
orang lain.
IV. TEKS CERITA SEJARAH
Teks yang mengisahkan tentang fakta atau
kejadian masa lalu yang menjadi asal muasal sesuatu. Penulis menggunakan urutan
waktu atau kronologi kejadian.
Sturktur :
a. Orientasi : informasi umum tentang cerita sejarah
(latar belakang, waktu, tempat,tokoh)
b. Urutan
Peristiwa Sejarah : beberapa
paragraf yang mengisahkan
urutan
kejadian berdasarkan urutan
waktu
c. Reorientasi : menghadirkan kembali peristiwa
tersebut
ke masa kini
Contoh : cari di wikipedia aja ya hehe
V. TEKS BERITA
Teks yang berisi kejadian atau fakta yang
terjadi dengan tujuan menambah wawasan pembaca.
Struktur :
a. Orientasi :
hal awal tentang apa yang diberitakan,
terdapat tempat dan tanggal peristiwa tersebut
berlangsung
b. Peristiwa
(inti berita) : tersaji beberapa fakta
c. Sumber
Berita : referensi atau
narasumber
Kriteria suatu peristiwa dapat menjadi berita yaitu memiliki :
a. Keluarbiasaan
b. Kebaruan
c. Akibat
d. Aktual
e. Kedekatan
dengan masyarakat
f. Informasi
g. Konflik
h. Pihak
pro
i. Orang
penting sebagai pelaku
j. Kejutan
Contoh : cari di blog berita ya hehe
VI. TEKS DISKUSI
Teks yang berisi pendapat pro kontra mengenai suatu masalah.
Struktur :
a. Isu : masalah yang akan
didiskusikan
b. Argumen : berisi pendapat pro kontra
c. Solusi
(opsional) : jalan tengah dari penulis
d. Kesimpulan
Contoh : yang ini juga cari di blog lain ya hehe
VII. TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI
Teks yang menjelaskan sesuatu atau kriteria berdasarkan pengamatan.
Struktur :
a. Definisi
Umum : pengertian tema
b. Definisi
Bagian : ide pokok tiap paragraf
c. Definisi
Manfaat : manfaat dari sesuatu yang
dilaporkan
d. Penutup : kesimpulan
Contoh : Tema Lalu Lintas Indonesia
Lampu
Lalu Lintas
Lampu lalu lintas adalah alat pengatur lajunya lalu lintas agar
tetap teratur dan tertib. Alat ini adalah alat bantu pagi polisi lalu lintas
sehingga tidak perlu menurunkan personel setiap harinya untuk mengatur lalu
lintas. Bayangkan saja bila tidak ada alat ini petugas lalu lintas harus
mengatur kendaraan di banyak jalan dan persimpangan padahal jalanan saat ini
tidak pernah sepi dan cenderung padat di jam-jam tertentu.
Lampu lalu lintas terdiri dari tiga warna sebagai tanda
internasional untuk menjelaskan maksud tertentu. Lampu warna merah berarti
berhenti,lampu warna kuning berarti
hati-hati, dan lampu warna hijau berarti jalan. Selain untuk mengatur laju
kendaraan, lampu lalu lintas juga memberi petunjuk bagi pejalan kaki kapan
boleh menyeberang jika menggunakan zebra cross. Namun berbeda dengan lampu lalu
lintas untuk kendaraan, lampu bagi
pejalan kaki hanya terdiri dari dua warna yaitu lampu warna merah dan lampu
warna hijau dengan arti sama seperti lampu lalu lintas untuk kendaraan
Lampu lalu lintas biasanya terdapat di jalan protokol atau
persimpagan dan bekerja secara otomatis dengan timer yang sudah di program oleh
pihak ketertiban lalu lintas. Namun sekarang ada lampu lalu lintas yang bisa
diatur oleh pengguna kapan harus bekerja, yaitu lampu bagi pejalan kaki. Lampu
lalu lintas jenis ini memang masih jarang di Indonesia. Biasanya terdapat di
jalan yang ramai pengendara (bukan persimpangan) namun banyak penyeberang jalan padahal tidak terdapat jembatan
penyeberangan, contoh sekolah. Bila pejalan kaki hendak menyeberang bisa
langsung menekan tombol pada tiang lampu lalu lintas. Kemudian akan terdengar
bunyi rambu-rambu dan lampu merah akan menyala. Dengan demikian semua kendaraan
akan berhenti dan pejalan kaki bisa menyeberang dengan tenang di zebra cross
dengan durasi 20 detik.
Selain itu ada inovasi pada lampu lalu lintas yaitu layar yang
dipasang di atas atau samping lampu lalu lintas. Layar ini bisa berungsi
sebagai timer hitung mundur, pemberi info lokal terbaru, bahkan perkiraan cuaca
dan suhu. Di beberapa lampu lalu lintas juga terdapat speaker yang memberikan
pesan-pesan keselamatan berkendara, info lokal terbaru, dan ajakan untuk
mengikuti program pemerintah.
Memang tidak bisa dipungkiri bermmanfaat sekali dalam pengaturan
lalu lintas. Dengan keberadaannya lalu lintas lebih teratur. Tinggal kita saja
sebagai pengguna jalan yang harus menaatinya demi keselamatan banyak orang.
Komentar
Posting Komentar